Berdakwah Dengan Hati

Minggu, 01 Januari 2017

TERNYATA...((Wong Fei Hung)) adalah Muslim, Jago Kungfu, Ulama dan Tabib.Baca Selengkapnya..!!! Tolong Sebarkan Info ini..!!

ZONAISLAMI - Wong Fei Hung (Faisal Hussein Wong) nyatanya muslim serta ia yaitu ulama yang jaguh kungfu serta seorang tabib. Selama ini kita cuma mengenal Wong Fei Hung sebagai jaguh Kung fu dalam filem Once Upon A Time in China. Dalam filem itu, watak Wong Fei Hung dimainkan oleh pelakon terkenal Hong Kong, Jet Li. 




Tetapi siapakah sebenarnya Wong Fei Hung? 

Wong Fei Hung yaitu seseorang Ulama, ahli Perubatan, dan pakar bela diri legenda yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Tetapi kerajaan China kerap berupaya mengaburkan identiti Wong Fei Hung sebagai seorang muslim untuk menjaga imej kekuasaan Komunis di China. 

Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung adalah dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga adalah dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, apabila dibahasa arab-kan, namanya yakni Faisal Hussein Wong. 

Ayahnya, Wong Kay-Ying yaitu seorang Ulama, serta tabib pakar pengetahuan perubatan tradisional, dan ahli bela diri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya mempunyai satu klinik perubatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying adalah seorang ulama yang kuasai ilmu wushu peringkat paling tinggi. Ketinggian pengetahuan bela diri Wong Kay-Ying membuatnya di kenal sebagai salah satu dari Sepuluh Harimau Kwantung. Kedudukan Harimau Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya pada Wong Fei Hung. 

Kombinasi pada pengetahuan ilmu perubatan tradisional dan tehnik bela diri dan ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim bikin keluarga Wong kerap turun tangan menolong orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Kerana tersebut masyarakat Kwantung begitu menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong. 

Pesakit klinik 

keluarga Wong yang meminta bantuan perubatan biasanya datang dari kelompok miskin yg tidak dapat membayar kos perubatan. Walaupun demikian, Keluarga Wong tetaplah membantu setiap pesakit yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tak pernah pandang bulu dalam menolong, tanpa mempedulikan suku, ras, agama, semuanya dibantu tanpa tentukan kasih. 

Secara rahsia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Kerajaan Ch'in yang rasuah dan penindas. Kerajaan Ch'in adalah Kerajaan yang merobohkan kekuasaan Kerajaan Yuan yang memerintah terlebih dulu. Kerajaan Yuan ini dikenali sebagai hanya satu Kerajaan Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam. 

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat pertahankan diri sejak berguru pada Luk Ah-Choi yang sempat juga jadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi berikut yang lalu mengajarnya beberapa dasar jurus Hung Gar yang bikin Fei Hung berjaya melahirkan Jurus Sepakan Tanpa ada Bayangan sebagai lagenda. Dasar-dasar jurus Hung Gar diketemukan, dikembangkan dan adalah handalan dari Hung Hei-Kwun, abang seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun yaitu seorang pendekar Shaolin yang lepas dari peristiwa pembakaran dan p3mb*nuhan oleh pemerintahan Kerajaan Ch'in pada 1734. 

Hung Hei-Kwun ini yaitu pemimpin pemberontakan bersejarah yang nyaris menundukkan Kerajaan penjajah Ch'in yang datang dari Manchuria (saat ini kita mengenalnya sebagai Korea). Bila saja pemerintah Ch'in tak memohon bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, England, Jepun), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu nescaya akan berjaya menghalau pendudukan Kerajaan Ch'in. 

Sesudah berguru pada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung lalu berguru pada ayahnya sendiri sampai pada awal umur 20-an th., ia sudah jadi pakar perubatan dan bela diri terkemuka. Bahkan juga ia berjaya mengembangkannya jadi semakin maju. Kekuatan ilmu pertahankan diri makin sulit ditandingi saat ia sukses bikin jurus baru yang sangat taktikal tetapi cekap yang diberi nama Jurus Cakar Harimau dan Jurus Sembilan Pukulan Spesial. 

Terkecuali dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir memakai bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah melihat langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seseorang diri dengan cuma memegang tongkat berjaya menewaskan lebih dari 30 orang jaguh pelabuhan berbadan tegap serta kejam di Canton. 

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan beragam ujian. Seorang anaknya terbunuh dalam satu kejadian pergaduhan dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah kerana isteri-isterinya wafat dalam umur muda. Setelah isteri ketiganya wafat dunia, Wong Fei-Hung mengambil keputusan untuk hidup sendiri sampai lalu ia berjumpa dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga pakar bela diri. Mok Gwai Lan ini lalu jadi pasangan hidupnya sampai akhir hayat. Mok Gwai Lan ikut mengajar bela diri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya. 

Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenali sebagai manusia yang hidup mulia, satu diantara pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim terkecuali mati Syahid. 

Semoga semua amal ibadahnya di terima di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala dan semoga semua kebaikannya jadi teladan untuk kita, generasi muslim yang hidup sesudahnya. .. Aamiin ..
Sumber: media terhangat-terpopuler

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :