Berdakwah Dengan Hati

Senin, 20 Maret 2017

MIRIIS..!!! Selfie Bareng Bongkahan Emas Malah Berakhir Dijerat Hukum

ZONAISLAMI - Tiga pria mengaku bersalah setelah mengambil sebongkah emas seberat lebih dari  satu kilogram, dari pertambangan Evolution Mining di daerah Coolgardie, Australia Barat.





Ketiga pria ini memajang foto mereka di Facebook usai kejadian 4 Juni 2016 silam, dan hingga kini harus berurusan dengan pengadilan.

Nasib bongkahan emas senilai lebih dari 60.000 dollar Australia, atau kira-kira Rp 600 juta itu akan diputuskan oleh pengadilan di Kalgoorlie.

Emas itu diambil dari pertambangan aktif di dekat Kunanalling, 32 kilometer arah utara Coolgardie, pada 4 Juni tahun lalu.





Ketiga pria tersebut adalah, Andrew Mark Warren, Stephen Lindsay Rowe, dan Michael James Forward. Mereka mengaku bersalah atas tuduhan menipu pemilik tambang Evolution Mining dan mencuri emas.

Pria yang keempat, Glen Stephen Rutherford, mengaku tidak bersalah dalam tuduhan pencurian.

Warren and Forward semula akan divonis untuk tuduhan pencurian di Magistrates Court Kalgoorlie, Senin (13/2/2017).

Namun rencana itu ditunda hingga 27 Maret, menyusul pengakuan bersalah dari Rowe.

Penuntut Thomas Banyard mengatakan dalam persidangan, pihaknya juga akan mengajukan agar semua emas disita untuk Pemerintah Negara Bagian.

ABC News mendapatkan informasi bahwa dalih penuntut adalah karena emas itu dicuri dari bawah tanah.

Sehingga, benda itu masih tetap menjadi milik negara, dan bukan milik tambang Evolution sebagai pemegang konsesi.

"Pemahaman saya bahwa pertambangan itu rugi," kata Banyard dalam persidangan.

Hakim John O'Sullivan mengatakan, penundaan ini akan memberikan kesempatan bagi Evolution Mining membuat sanggahan.

Jurubicara Evolution mengatakan pihaknya memantau kasus ini, tetapi "tidak akan berkomentar lebih lanjut karena kasusnya masih dalam persidangan".



Tersandung bongkahan emas

Sebelumnya dalam persidangan terungkap bahwa para pria itu gagal menemukan emas dalam pencarian mereka. Mereka lantas memutuskan berhenti di Kunanalling untuk menggelar barbekyu.

Para pria ini memutuskan menjelajahi bagian bawah bekas lubang tambang di sekitar situ. Saat itulah salah satu dari mereka tersandung bongkahan emas.

Pihak kepolisian menjelaskan, spesimen terbesar emas langka jenis bongkahan itu kemudian dipecah beberapa bagian.

Meskipun upaya itu memungkinkan mereka membagi emas menjadi 300 gram per orang, namun justru berpotensi mengurangi nilainya hingga tiga kali dari nilai bongkahan utuh.

Bongkahan utuh bisa menjadi koleksi para kolektor.

"Mungkin bisa disebut seperti mereka menang lotre, tetapi mereka tidak memiliki izin berada di tambang itu atau memindahkan emas dari situ," kata Banyard.





Medsos jadi petunjuk polisi

Keputusan para pria itu berfoto dengan bongkahan emas masing-masing lalu dipasang di media sosial Facebook, terbukti menjadi kesalahan fatal.

Akibat unggahan itu Gold Stealing Detection Unit (GSDU) pun tahu adanya pencurian emas.

Banyard menjelaskan, para detektif GSDU menyita 675 gram emas dari sebuah tempat di Boulder, sementara emas 300 gram lainnya dijual ke pembeli di Kalgoorlie.


Pengacara Forward, Carmel McKenzie, mengatakan kliennya secara sukarela menyerahkan 164 gram emas ke GSDU.

"Dia mengakui bahwa dia seharusnya tidak mengambil emas tersebut," kata McKenzie.

Dia mengatakan, Forward telah kehilangan pekerjaannya di Pemda Coolgardie sebagai akibat dari kasus ini.

Sementara pengacara Warren, Alisdair Putt, mengatakan, tidak ada indikasi merencanakan perbuatan jahat dalam kasus kliennya itu.


Hakim O'Sullivan membebaskan ketiga pria tersebut dengan status tahanan luar sampai digelarnya sidang vonis.

Sumber: http://m.tokovips.id/indo/news/201702141113242822/detail?userID=13328
......
Solusi mau rapet seperti perawan,invite: 57319e47

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : MIRIIS..!!! Selfie Bareng Bongkahan Emas Malah Berakhir Dijerat Hukum